Tidak dipungkiri bahwa kemajuan technologi membuat dunia ini semakin terasa mudah dijangkau atau bisa dikata "semakin sempit", dengan duduk didepan monitor komputer atau layar televisi radio telephon dan segala media yang bisa mempercepat informasi sampai pada masyarakat, maka masyarakat dengan mudah mengetahui segala yang terjadi dibelahan bumi mana dia ingin ketahui.
Percepatan informasi yang ada ini tidak hanya membawa danpak yang positif tetapi juga berdampak negatif, tergantung individu dan media yang dijejalkan oleh penyiar media yang menyuguhkannya, jika disuguhkan kebaikan maka akan berpengaruh baik dan jika buruk maka berimbas buruk pula pada komunitas masyarakat.
Jika pada zaman dulu (nabi ibrahim ismail musa dll) mereka berumur panjang tetapi belum tentu yang diketahui mereka dan yang dijelajahi mereka melebihi yang diketahui umat akhir zaman sekarang, maka sungguh Maha Bijaksana dan Maha Adilnya Allah yang memberikan umur yang tidak begitu panjang pada umat nabi Muhammad SAW tatapi Allah juga menyertai kehidupannya dengan ilmu, dan perkembangan kecanggihan tecnologi.
Tetapi tak ayal media telah berperan banyak dalam mempengaruhi asumsi masyarakat, informasi membuat pemikiran dan pandangan masyarakat terhadap segala yang diterimanya dari yg dilihat didengar dan dirasakan, sementara macam media yang ada diindonesia dan seluruh alam semakin menjamur semakin beragam ada yang positif dan banyak pula yang negatif.
Secara tidak langsung kita bisa simpulkan bahwa media adalah Guru atau penasehat keseharian kita, jika yang kita pilih media yang cenderung pada kemungkaran maka mungkarlah pandangan kita, jika kita memilih media yang baik maka baik pulalah yang akan kita dapat, itulah sebabnya mengiringi kemajuan zaman sekarang saya setuju bahwa islam harus memiliki media terutama TV, untuk mengimbangi banyaknya media yang kurang amanah terhadap pemberitaan.
Fenomena meledaknya berita eksekusi Amrozi dkk yang sebagian lain menyebut Amrozi adalah pemberani yang memberi peringatan pada pelaku maksiat di bali suapaya ingat maut, atau sebagian lain yang memandang bahwa Amrozi adalah teroris yang telah melenyapkan banyak orang meninggal karena ulahnya, sementara eksekusinya yang ditunda beberapa kali yang membuat peristiwa eksekusinya menjadi hal yang luar biasa, pemberitaannya bak seorang pahlawan atau selebritis yang kondang.
ingin mendengar lebih lanjut pendapat para pakar dan mengamat silahkan anda simak video berikut yang juga media TV, yang perlu ditimbang dan menjadi tambahan pengetahuan, bukan berarti bahwa penulis setuju dan mendukung seratus pesen akan media yang penulis sediakan dibawah ini. Untuk melanjutkan nonton jika telah selesai pertama maka klik next yaitu tanda ( >l ) pada bawah video.
Senin, 26 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar